I’m Turning 19

Jadi tua itu nggak mudah. Makin tua kamu, makin banyak juga tanggungjawab. Yang dari mulai belajar bicara, belajar menghitung, belajar memecahkan masalah, belajar membagi waktu, sampai belajar menata jalan hidupmu sendiri.

Sebelumnya mau ngucapin HBD juga buat bang Torres. Kamu tau gimana susahnya nyari orang ternama yang tanggal lahirnya sama kayak aku. Kalau kamu punya temen kelahiran 20 Maret, tolong suruh dia jaga diri dengan baik. Kelahiran 20 Maret itu patut dilesstarikan.

Ini ulangtahun pertamaku di jenjang perkuliahan. Baru ngerasain gimana hari ulangtahunmu diwarnai dengan tugas-menugas. Di hari ulangtahun ini, bahkan di hari Minggu yang berbahagia, aku sudah mencatat tiga kegiatan yang harus dilakukan: kerja, kelompok, dan kerja kelompok.

Hal pertama yang aku tunggu di ulangtahunku ini adalah telpon dari orang rumah. Kemudian tadi pagi, seorang teman lama datang untuk menghibur. Teman SMA yang selalu ingat tanggal cantik ini. Dia bawa kue dan … dua porsi sarapan. Trus di tengah bincang-bincang kita, akhirnya hapeku bunyi juga: telpon dari Mama.

Menjelang siang, ada agenda kerja kelompok di kos teman. Menjelang sore, ada agenda timing voli di SMA 2 bareng tim.

Ucapan-ucapan selamat dari temen-temen juga nggak henti-hentinya datang sampai bahkan malam ini.

Satu momen ulangtahun yang paling aku inget. Waktu itu aku sama temen-temen kelas 2 SMA. Mama datang sore-sore ke asrama bawa kue opera lezat banget pake dingin segala. Nggak sabar dong aku  pengen cepet malem biar bisa langsung makan bareng-bareng sama temen-temen.

Nggak taunya habis sholat Isya, yang aku tunggu-tunggu buat acara potong kue, Ustadzah dan koor divisiku ngumumin dengan tiba-tiba. Melesat menusuk ulu hati. Hempas datang lagi.

Razia.

Kita mau ngadain razia.

Aku tinggal di asrama. Dan di asrama itu ada organisasnya juga. Kebetulan aku bagian keamanan dan harus razia barang-barang terlarang setelah isya sementara temen-temen pada belum balik dari masjid.

Kebayang kan gimana betenya razia. Apalagi buat yang barangnya tersita. Selain itu juga, makan waktu yang lama banget. Pokoknya bikin bete buat yang nungguin.

Selesai acara razia-bete-bete-an itu, mulailah aku potong kue. Udah hampir malem banget karena waktu kita habis oleh razia.Temen-temen asrama balik dengan muka kudut semua. Antara resah takut barangnya tersita, juga karena nunggu yang kelamaan.

Yah, aku berbagi kebahagiaan hari ulangtahunku dengan orang-orang ber-mood jelek.

Kalau hari ini …… apa ya yang spesial?

Hari ini akhirnya aku main voli lagi setelah lama nggak main. Buatku, itu terhitung kado. Aku main voli jadi gagap lagi. Kayak orang pertama kali kenal. Tapi aku suka. Akhirnya aku bisa main voli lagi.

Hal pertama yang harus kamu lakukan di hari ulangtahun: bersyukur. Bersyukur Tuhan masih ngasih kesmepatan buat hidup dan melakukan hal-hal baik serta meperbaiki kesalahan-kesalahan.

Advertisements

2 thoughts on “I’m Turning 19

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s