Baru Bangun Tidur: Orang Kelas 12 Baru (OKB)

(ehem) Assalamu’alaikum ……………

SUDAH LAMA NGGAK NGE POSTING.
Gitu-gitu ada aja lo yang ngomentar selama ditinggal hiatus. Tapi cuma satu.
Ya. Satu.

Bangun-bangun, aku sudah kelas 12 🙂

Haaaaai kelas 12 sejagaaddd, pengeluaran kalian pasti membengkak setahunan ini. Mulai dari SPP yang ++ biaya bimbel, fotokopi 5 modul pertama, beli buku latihan, buku sukses UN, buku sukses SBMPTN, fotokopi soal temen, beli pangsit habis UH Mat, beli buku ringkasan materi, fotokopi lagi, sekarang beli bakso, beli modul susulan, urunan acara kelas, bayar buku tahunan, fotokopi terus, bayar baju wisuda, biaya wisata akhir tahun……

Aku harus kerja mulai sekarang.

Sudah lama banget pengen ngomongin soal kelas 12 yaaaaanggggg nggak punya tandingan di sekolah selain guru (ha-ha-ha)

Enak nggak ya jadi kelas 12?

Enak dong.
Senior yang paling senior. Kata Ma’am Emma: “kalo mau tau seluk beluk MAN 3, tanya aja sama kelas 12”. Kata Ma’am Emma lagi: “walk more confident in the canteen, hahaha”

Hahaha, senangnya.

Apalagi ya kalo pas lagi pake baju abu-abu, wuusssss, bet merahnya nyentrong banget nggak santai di lengan baju warna putih itu. Ckckck, ngeri (siapa?)

Kalo mau tanya detailnya tentang sekolahmu, tanyakan saja pada juru kuncinya, pada sesepuh yang bisa ditemukan kapanpun selain guru-guru senior. Semua tempat tersapu bersih kedoknya oleh mereka. Mulai dari yang nyelimpet, keselip, mencungul, dan menghilang. Dari mulai spot-spot nongkrong enak, warung terlaris, tongkrongan mas-mas keren, tempet oke buat nyembunyiin hape, bahkan silsilah plus nasab keluarga tiap-tiap karyawan sekolah, kelas 12 lah yang berhak sok tahu menjawab!

Kelas 12 itu seru.

Berbahagialah  saat jalan membelah kerumunan junior di kantin, mereka bakal ngasih jalan begitu ngelihat bet merah mentereng bertengger di lengan putih seragam senin. Jangan lupa pasang tampang judes, cuek, dingin, berkelas, eksekutif, berwibawa, penuh prasangka. Jangan tampang menyedihkan. Meski kelaparan, tahan saja. Junior-junior itu bakal nyingkir sambil berlutut.

Enggah lah.

Jadi jangan bergidik waktu kamu sampai di ambang kelas 11 buat nyambut kelas 12. It’s not that awful. Meski dihujani terus sama soal-soal, tugas, belajar ekstra ngebut, dikit-dikit presentasi , dan kantong kering, yakinlah, kelas 12 adalah masa di mana kamu sering disebut-sebut dan dimintakan doa di hadapan seluruh penduduk sekolah waktu upacara.

Tapi, NGGAK SEMUA KELAS 12 KAYAK GITU

Ha!

Sudah ah, pengen posting yang lain.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s