Sumber Sepatu Nggak Bayar

19.34

Minggu ini adalah minggu perpulangan putri. Oyeah! Akhirnya pulang juga :3 Itulah kenapa aku ada di hadapan laptop sekarang dengan mudahnya ngepost tanpa halau.

Oke, next.
Kemarin malem Jumat ada Pak Molik ke Mahad Al-Qalam. Iya, Pak Molik yang punya Nurul Hayat itu. Anak kembarnya sekolah di MAN 3 emang. Teman-temanku. Beliau ngisi training tentang bagaimana menuju kesuksesan. Asik kok. Gak bikin bosen.

Dan hari ini santriwati boleh pulang.

Habis dari MAN 3 tadi langsung ke Hermina buat berobat + terapi. Trus langsung cuuuuus ke MOG. Nyari keperluan yang …… benar-benar diperlukan.

Itu tadi pengalamanku pertama kali ke toko sepatu “Payless”. Tau kan? Toko itu menggantikan posisi Tisera biasanya. Makanya aku kaget waktu naik eskalator yang biasanya langsung muncul Tisera ini malah muncul 2 toko sepatu berdempetan. Satunya Payless, satunya Sport Station.

Aku ke Payless sama Mama.
Sempet dibikin wow sama tokonya. Ya maap aja kalo udik. Soalnya ya, di mana-mana toko sepatu display-nya cuma sebelah doang. Sebelahnya lagi disimpen di dalam entah di mana. Kata Mama juga gitu, toko sepatu display satu belah sepatu doang soalnya biar gak gampang diambil orang.

Ini malah yang di display sepasang sepatu.
Sak kotake maneh.

Ya, kali aja itu teknik dagang mereka. Dan mereka pasti punya jaminan biar sepasang sepatu dan kotaknya yang di display unik itu gak gampang diambil orang.
Pasti keliatan kalo mau ngambil sepatu.

Jadi yang ditampilin itu jejeran kotak sepatu plus tutup yang ditaruh di bawah kotak dan di dalamnya ada sepasang sepatu yang bisa tinggal dibawa lari orang jahat. Iya, jejer gitu sepanjang rak. Sampek atas-atas juga ada. Jadi merknya disusunnya acak. Nggak satu rak satu merk gitu. Kotak-kotak sepatu dijejer di sepanjang rak. Tapi kotaknya terbuka. Di sana nggak cuma sepatu kok. Ada tas, kos kaki, sama asesoris lain.

Pramuniaga nya juga asik. Ramah gitu. Jadi, menurut pengalaman sepihak, kalo ada orang yang milih sepatu atau mau cyoba sepatu, otomatis keduanya dikeluarkan dari kotak, trus pramuniaganya nyingkirin kotak sepatu itu dari raknya. Mau jadi beli atau enggak, pokoknya kotak sepatu yang isinya lagi ditengok pembeli, bakal dikeluarin dari raknya.

Kalau jadi beli, kotak sepatu dan isisnya langsung dibawa ke kasir.

Seru ya? *opone?

Dikasirnya juga ada banyak gitu apa aku gak tau. Kayanya asesoris buat sepatu deh. Dari banayk barang yang didisplay di dekat kasir, aku cuma paham satu barang: tali sepatu. Yang lainnya aku nggak tau.

Sumber Sepatu Nggak Bayar = Payles Shoesource

Sekiaaaaaaaaaaaaaaaaan 🙂 ~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s