Mahjubah, Bukan Hijabers

Hey there 😀
Banyak banget ya aku ngepost hari ini. Cuma 2 sih, tapi aku ngerasa udah kesekian kalinya ngunjungin blog hari ini. Maklum, pemula

Di sini aku mau ‘berbagi’ sesuatu. Tadaaaa, Tugas Bahasa Indonesia :3
Materi tentang membuat pidato.
Aslinya mau bikin pidato tentang Bumi. Ya paling berkisar antara Global Warming. Tapi udah keduluan di booking. Akhirnya setelah muterin otak berkali-kali buat nemu topik pidato yang ‘ngena’ banget, ketemulah pidato ini :)Oke, Pak Dwi, karena tugasnya sampek saya share di sini, saya dapet plus-plus dooong ^^

Mahjubah, Bukan Hijabers

     Assalamu’alaikum wr. wb.

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam atas nikmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di tempat yang indah dan penuh berkah ini. Sholawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW yang telah membawa kita dari jalan kegelapan menuju jalan yang terang benderang, addinul islam.

Bapak Ibu guru yang saya hormati dan teman-teman yang saya sayangi, pada kesempatan kali ini saya akan berpidato sedikit mengenai hijab dengan judul ‘Mahjubah, Bukan Hijabers’

Seperti yang anda semua lihat di kalangan remaja muslimah saat ini, berbagai model kerudung sebagai penutup aurat pun menjadi macam-macam rupanya. Mulai dari yang berwarna sangat cerah hingga hampir tidak bisa dikatakan ‘menutup aurat’. Sekarang ini sudah banyak muslimah berhijab yang jauh dari norma tentang bagaimana menggunakan hijab sebenarnya. Remaja muslimah saat ini menyebut hijab sebagai kerudung selendang yang dibuat sedemikian rupanya, bentuk, warnanya, dan tidak seharusnya mendapat julukan ‘hijab’.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Hijab dengan artian sebenarnya adalah segala sesuatu yang menghalagi atau menutupi aurat perempuan dari pandangan mata. Sedangkan wanita yang berhijab itu disebut sebagai ‘Mahjubah’ bukan ‘hijabers’. Menurut Fatima Marnissi, konsep hijab mengandung tiga dimensi yang ketiganya saling memiliki keterikatan. Dimensi pertama adalah dimensi visual yakni suatu dimensi yang punya pengertian untuk menyembunyikan sesuatu dari pandangan orang. Sesuai dengan akar kata hijab yang berarti menyembunyikan. Dimensi kedua adalah bersifat ruang yang berarti untuk memisahkan, untuk membuat batas dan untuk mendirikan pintu gerbang. Dimensi ketiga adalah sebagai bagian dari etika yang berkaitan dengan persoalan larangan.

Hadirin yang dirahmati Allah,

Hijab bukanlah kerudung selendang yang dibuat sedemikian mungkin sebagai media penghias kepala dan hanya sekedar bertujuan untuk menutupi rambut saja. Remaja muslimah jaman ini sudah menyalahgunakan hijab dan pengertiannya. Di mata mereka hijab adalah seni merangkai kerudung sehingga kepala mereka terlihat indah. Hijab sesungguhnya diartikan sebagai ‘penutup aurat’. Hal tersebut berkaitan dengan surat an-Nur ayat 31 dan surat al-Ahzab ayat 59 tentang keharusan bagi mukminat untuk menutup auratnya dari laki-laki yang bukan muhrimnya dengan memakai pakaian yang sering disebut dengan terminologi jilbab. Dan jilbab merupakan bagian dari hijab.

Oleh karena itu, marilah kita luruskan kembali ungkapan hijab sebenarnya di kalangan remaja muslimah jaman sekarang. Semoga Allah selalu memberi petunjuk kepada hamba-Nya yang selalu dalam perlindungan.

Sekian pidato singkat dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf, karena sesungguhnya kesempurnaan datangnya dari Allah dan kesalahan hanyalah milik kita. Terima kasih atas perhatiannya,

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Hehehe, itu pidato buatan sendiri. Makanya agak error piyeee ngono.
Karena mentok gak ada topik lain, akhirnya dapet topik yang ‘deket’ sama kita-kita. Biar gak perlu mikir sekeras pidato politik atau apalah. Hasilnya ya seringan ini 🙂

Makasih ~

 

Advertisements

2 thoughts on “Mahjubah, Bukan Hijabers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s